STAKEHOLDER PENGEMBANGAN PUSAT INTERNET DI DESA PENYARING


KATA PENGANTAR
Mari kita panjatkan puja serta puji syukur atas kehadiran Allah swt yang memberikan hidayah dan inayah-Nya kepada penulis dalam kesempatan yang mulia ini. Kita dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “STAKEHOLDER PENGEMBANGAN PUSAT INTERNET DI DESA PENYARING” yang mana dalam penulisan makalah ini penulis mencari informasi melalu wawancara..
Sungguh indah karunia Allah Swt dalam memberikan kekuatan kepada penulis dalam penyusun makalah ini. Walupun masih banyak kesalahan baik dari segi konteks maupun yang lain. Makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah analisis dan desain sistem informasi.
Demikianlah dalam penulisan makalah ini maka penulis bersedia menerima saran dan kritik yang membangun dari pembaca. Penulis akan menerima dengan tangan terbuka. Penulis berharap makalah ini bisa bermanfaat bagi yang lain.

Mataram, 20 oktober 2011

Penulis

DAFTAR ISI

Cover
Kata Pengantar 1
Daftar Isi 2
BAB I PENDAHULUAN 3
A. Latar Belakang 3
B. Rumusan Masalah 5
C. Tujuan 5
BAB II PEMBAHASAN 6
A. Pengertian Stake Holder 6
B. Stake holder dan peranannya pada pengembangan
internet di desa penyaring. 8
C. Dampak pengembangan pusat internet di desa penyaring 10
BAB III PENUTUP 12
A. Kesimpulan 12
B. Saran dan Kritik 12
DAFTAR PUSTAKA 13

STAKEHOLDER PENGEMBANGAN PUSAT INTERNET DI DESA PENYARING
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Seiring perkembangan teknologi dan juga pesaing tingkat global. Perkembangan teknologi informasi saat ini sangatlah pesat,. Kalau bisa kita ibaratkan hampir setiap minggu pasti ada satu jenis alat informasi diluncurkan. Sebenarnya itu semua memberi manfaat besar bagi umat manusia misalnya handphone dulu yang saya kenal hanya nokia tapi sekarang banyak sekali mereknya. Contoh nexian, xp, samsung, motorola dll.
Dari pesatnya perkembangan teknologi menciptakan dampak yang besar bagi peradaban manusia. Zaman dulu kalau orang tua kita mempunyai acara besar yang jauh dari keluarga, dia harus pergi ke rumah untuk memberi tahu tapi sekarang mereka bisa menghubunginya melalui handphone atau telpon rumah. Betapa mudahnya berhubungan dengan orang lain baik itu jarak dekat maupun juah.
Informasi menjadi kunci bagi keberhasilan. Dari dampak perkembangan informasi membuat seorang atau sekelompok orang memegang kendali dari suatu masalah maka yang lain bisa ketinggalan. Misalnya saya ambil contoh dalam dunia pendidikan, ada murid senang mencari informasi internet sedang belajar didalam kelas dengan teman-temannya bertanya pada guru tentang suatu ilmu namun guru dari anak tidak tahu tentang ilmu itu karena jarang dibahas dalam buku-buku panduan belajar. Sehingga dia tidak bisa menjawab hal tersebut.
Memerintah akhirnya menciptakan gagasan untuk mengembangkan teknologi informasi ke desa-desa agar masyarakat mudah mengakses informasi untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul. Unggul dalam segala hal karena tak dapat kita pungkiri bahwa di internet segala sesuatu dengan mudah mendapatkan informasinya.
Salah satu desa tempat pengembangan informasi yang dibantu oleh pemerintah yaitu desa penyaring kecamatan moyo utara kabupaten sumbawa. Disana pemerintah menyediakan sebuah pusat internet masyarakat. Adapun sistem kerjanya pemerintah menberikan sarana dan prasarana yang berupa komputer yang dilengkapi dengan jaringan internet. Dalam program ini pemerintah bekerjasama dengan PT. LINTASAKTA.
Saya sebagai penyusun makalah ini melakukan wawancara dengan operator pusat internet desa penyaring melalui handphone guna mengetahui lebih jauh tentang stakeholder pengembangan pusat internet didesa penyaring. Untuk mengetahui lebih detil mari kita ikuti makalah ini sampai terakhir.
B. Rumusan masalah
Dalam perkembangan teknologi di masa ini sangatlah menguntungkan bagi setiap manusia sebagai pelaku perubahan. Jadi penulis coba merumuskan masalah sebagai berikut:
1. Apakah pengertian stakeholder?
2. Sebutkan stakeholder dan peranan masing-masing dari pengembangan internet di desa penyaring?
3. Bagaimanakah dampak dari pengembangan internet pada desa penyaring?

C. Tujuan
Pemerintah selaku pemberi sarana dan prasarana disini mempunyai tujuan yang mulia untuk menciptakan sumber daya manusia yang bermutu dan mampu bersaing ditengah dunia global. Sehingga kita sebagai masyarakat harus menghargai niat itu dengan benar-benar menggunakan sesuai dengan tempat masing-masing.
Adapun tujuan dari makalah ini sendiri dalam merupakan sebuah kewajiban bagi penulis untuk mengetahui tentang hal itu agar memiliki ilmu tentang pengembangan internet didaerah itu. Namun tujuan lainnya yaitu menyelesaikan tugas mata kuliah ANALISIS DAN DESAIN SISTEM INFORMASI.

BABII
PEMBAHASAN
A. Pengertian Stakeholder
Istilah Stake holder berasal dari bahasa inggris, yang terdiri dari kata stake dan holder. Stake berarti pancang sedangkan holder yaitu pemegang. Jadi stake holder adalah siapapun yang memiliki kepentingan dari sebuah usaha.
Kata stake holder sekarang ini sudah popular dalam masyarakat karena kata stakeholder sering dipakai oleh banyak pihak dan hubugan dengan berbagai ilmu atau konteks misalnya manajemen bisnis, ilmu komunikasi, pengelolaan sumber daya alam, sosiologi dan lain-lain. Stake holder sering dinyatakan sebagai para pihak, lintas pelaku atau pihak-pihak yang terkait dengan suatu program atau rencana.
Untuk lebih mudah dimengerti siapa yang disebut sebagai stakeholder. Siapapun yang berhubungan dengan suatu bidang itu maka dialah stakeholder. Misalnya ada menggunakan jasa internet warnet maka anda adalah stakeholder. Atau contoh lain, pak Joko menanamkan saham diperusahaan sriwijaya komputer maka pak joko termasuk stake holder di sriwijaya komputer.
Setiap stake holder memiliki peranan masing-masing. Peranan setiap stake holder akan dibahas pada subbab ini.
B. Stake holder dan peranannya pada pengembangan internet di desa penyaring.
Pada stake holder dan peranannya ini penulis akan menjelaskan tentang stake holder pada pengembangan internet di penyaring berdasarkan hasil wawancara dari Pak Sharuji sebagai operator internet di desa penyaring.
Adapun stake holder dari internet di desa penyaring terdiri dari :
1. Pemerintah
Pemerintah sebagai stakeholder utama dari usaha ini karena pemerintah merupakan pemilik modal dari pembangunan usaha internet didesa penyaring. Pemerintah melalui programnya untuk menciptakan sumber daya manusia yang mengerti tentang informasi.
Pemerintah disini mempunyai banyak peranan yaitu sebagai menyedia sarana dan prasarana sekaligus untuk mengurangi pengangguran. Pemerintah sebagai penyedia sarana dan prasarana, pemerintah memberi kesempatan kepada operator untuk memliki sarana dan prasarana tersebut dengan syarat ia harus membayar persyaratan selama batas waktu empat tahun. Jadi usaha internet itu bisa di miliki oleh Pak Sharuji apabila dia selalu membayar uang bulanannya.
Sedangkan peranan pemerintah sebagai penyedia lapangan kerja yaitu sebelumnya pak Sharuji adalah seorang pengangguran. Namun setelah adanya internet itu dia memiliki pekerjaan. Pekerjaan itu sangat memberi andil besar bagi dia karena selama penulis berkunjung kesana, penulis menemukan bahwa semua komputer terpakai oleh para pelangan.
2. Kostumer
Kostumer merupakan pengguna atau pemanfaat jasa internet di desa penyaring tidak lain adalah masyarakat. Masyarakat merasa lebih mudah mencari data dan informasi dengan adanya internet itu. Karena sebelumnya masyarakat apabila ingin mencari informasi tentang sesuatu dia harus pergi ke kota sumbawa.
Namun kekurangan dari masyarakat sebagai costumer banyak yang tidak mengerti tentang informasi dan teknologi karena sebagian besar dari masyarakat disana tidak melalui pendidikan kejenjang menengah. Hanya sekitar 20% dari masyarakat yang menempung jenjang pendidikan menengah dan sekitar 10% orang menempuh jenjang perguruan tinggi.
Jadi betapa minimnya pendidikan pada masyarakat desa Penyaring sehingga sekitar beberapa pengguna dari internet itu hanyalah orang yang mencari tugas untuk perguruan tinggi sedangkan yang lain cenderung hanya suka memain Facebook dan itupun masih belajar. Jujur selama penulis disana banyak pemuda yang meminta kepada penulis untuk membuat Facebooknya. Itulah sekilas tentang costumer di daerah penyaring sebagai tempat observasi.
3. Operator
Operator menyediakan layanan dan pengatur internet itu selama digunakan oleh para costumer. Setiap costomer yang masuk dan ingin browse internet dia harus mendaftar dan menentukan berapa lama dia akan browse di internet agar operator membagi berapa dia akan mengunakan pulsa dalam waktu tersebut.
Adapun yang harus dilakukan oleh operator disini yaitu sebagai berikut:
• Menyalakan komputer karena kebanyakan pelangan di daerah itu masih minim pengetahuannya masalah komputer.
• Menghubungkan komputer dengan internet, karena setting untuk internet disana menggunakan linux jadi operator harus setting cara jalur masuk ke server.
• Operator memberi pengarahan kepada kostumer bagaimana aturan yang berlaku pada lingkungan warnet. Misalnya operator memberi petunjuk pada saat akan habis waktu maka costumer harus segera menyimpan data karena sistem akan mati secara otomatis.
• Operator hrus bisa menjalin relasi yang baik dengan kostumer agar kostumer tidak merasa bosan dengan layanan internet. Kalau kostumer merasa bosan otomatis mereka kurang minat mengunjungi internet itu. Akibat dari hal tersebut internet terasa lumpuh karena tiada pengunjung.
Itulah sekilas yang harus dilakukan oleh operator selama internet itu beroperasi agar mengembangan internet tetap exist ditengah-tengah masyarakat penyaring.

4. Programmer
Programmer berfungsi untuk mengecek jaringan dari kerusakan selama berkala. Dipengembangan pusat internet di desa penyaring sebagai programmernya berasal dari pihak pemerintah atau kata lain programmer yang disediakan oleh pemerintah secara berkala mengecek jaringan internet.
Programmer juga bersedia untuk mengecek kapanpun ketika komputer atau jaringan bermasalah. Programmer juga memberi informasi kepada operator tentang tata menggunakan computer dan juga internet. Misalnya tentang memasukan data pelangan pada waktu masuk ke internet.
C. Dampak pengembangan pusat internet di desa penyaring.
Pada dasarnya dampak dari pengembangan pusat internet di desa penyaring tidak begitu nyata karena hanya sedikit orang yang memiliki keperluan menggunakan komputer dan internet misalnya orang yang kuliah mencari data untuk mengerjakan tugas melalui internet dan hanya sedikit yang bekerja atau yang tidak bekerja menggunakan internet atau komputer.
Mungkin untuk sekarang tidak terlalu berdampak banyak tapi untuk kedepan akan memberi dampak yang sangat baik untuk orang-orang memerlukan sebuah sistem informasi. Kalau bisa penulis identifikasi permasalahannya mungkin karena kurangnya pengetahuan tentang itu sebab apapun kalau tidak ada pengetahuan maka orang tidak akan peduli kepada itu bidang itu.
Maka dengan perkembangan ilmu informasi dan teknologi adalah suatu hal yang mustahil apabila masyarakat desa penyaring tidak mempunyai keinginan untuk berkembang dalam dunia pengetahuan.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Stake holder yang merupakan orang yang berperan atau yang mempunyai kepentingan dalam suatu bidang atau perusahaan. Sehingga setiap suatu bidang akan mempunyai stake holder masing-masing sesuai dengan bidang tersebut.
Setiap stake holder mempunyai peranan masing-masing sesuai dengan tempat atau posisinya. Misal kostumer, pemerintah, operator dan programmer memiliki tempat masing-masing jadi dari hal tersebut dia akan saling mengisi satu sama lain.
Dampak dari pengembangan pusat internet tak terlalu berdampak nyata kepada masyarakat karena banyak dari masyarakat yang belum mengerti tentang kegunaan dan fungsinya.

B. Saran dan kritik
Selama penulis makalah ini dan saat wawancara untuk mencari informasi dari pengembangan informasi membuat penulis merasa senang dan dapat mengetahui banyak hal tentang stake holder. Namun dari segi lain penulis mengakui bahwa setiap orang mempunyai kekurangan masing-masing. Jadi untuk menyempurnakan makalah ini, penulis dengan tangan terbuka menerima saran dan kritik dari teman-teman untuk memperbaiki makalah ini sekaligus sebagai pembelajaran bagi penulis.

DAFTAR PUSTAKA

Arasy, Rasul. 2011. Kominfo luncurkan Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan. 19 oktober 2011. Mataram: http://arrahmah.com/read/2011/08/08/14572-kominfo-luncurkan-mobile-pusat-layanan-internet-kecamatan.html
……….2009.Stackeholder (Para Pemain).19 oktober 2011. Mataram: repository.upnyk.ac.id/id/document/700
Eko. 2010. Pengaruh Stakeholders dalam Pengembangan Teknologi Informasi. 19 oktober 2011. Mataram: http://www.blogster.com/eko-indrajit/pengaruh-stakeholders-dalam-pengembangan-teknologi-informasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s